Cara Membuat Akta Jual Beli tanaah

Cara Jual Beli Tanah dan Balik Nama Sertipikat. Beberapa waktu yang lalu saya mengantar kakak, untuk transaksi jual beli tanah di Sukarame, Bandar Lampung. Lokasi tanah tersebut secara harfiah adalah 500 meter tepat di depan pintu gerbang ITERA (Institut Teknologi Sumatera). Luasnya 400 m2, hak milik dan bersertipikat. Pemiliknya adalah seorang konsultan dari Kabupaten Lampung Barat. Setelah di lakukan negosiasi, jarak jauh yang berkenaan dengan harga jual dan biaya balik nama, diperoleh kesepakatan. Dan akhirnya pertemuan empat mata, yang memiliki agenda meliputi transaksi jual beli tanah dan balik nama sertipikat tanah pun di lakukan di depan notaris. Saat itu saya berpikir bahwa proses nya akan selesai hari itu juga. Ternyata dugaaana saya salah. Karena menurut Notaris PPAT di perlukan beberapa waktu untuk melakukan proses ganti karena harus mendaftarakannya ke Badan Pertanahan Nasional. Ternyata jual beli tanah dan balik nama itu tidak mudah, dan banyak aturannya.

Tata cara melakukan transaksi jual beli tanah dan melakukan balik nama sertipikat
prosedur balik nama pemilik tanah

1.  Pembuatan Akta Jual Beli tanah
Apabila sudah terdapat kesepakatan mengenai harga tanah antara penjual dan calon pembeli, selanjutnya penjual dan calon pembeli datang ke kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang wilayah kerjanya meliputi letak tanah yang akan dijual untuk membuat akta jual beli tanah.Tansaksi jual beli tanah baru sah setelah di buatkan akta jual beli tanah oleh Notaris PPAT. Untuk membuat akta jual beli tanah, harus membawa sayarat-syarat berikut ini:

Labels: ,